welcome to my blog, my blog is my life

Senin, 12 November 2012

MAKALAH SISTEM MANAJEMEN MUTU


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 MAKSUD DAN TUJUAN
            Maksud dan tujuan pembuatan Makalah ini adalah untuk menjelaskan pengertian dari disiplin bagi diri kita dan juga untuk memenuhi tugas yang diberikan kepada penulis. Selain itu juga memberitahukan masalah-masalah yang terkandung maupun yang dibahas dalam makalah ini.
1.2 METODE PENULISAN
            Dalam pembuatan dan penulisan makalah ini penulis mengambil data-data dari berbagai media,yaitu:
  -metode pustaka
   Yaitu yang hanya diambil dari berbagai buku-buku yang ada.
  -metode pengamatan
   Yaitu dalam pengumpulan data ini penulis terjun langsung kelapangan untuk melakukkan kegiatan penelitian dan pengamatan langsung di lapangan , dalam rangka mengumpulkan data, masalah-masalah dan hasil pengamatan yang kami peroleh dilapangan.
            Selain metode diatas penulis juga mengambil dari berbagai web sebagai bahan makalah.

BAB 2
DASAR TEORI
2.1 LATAR BELAKANG
            Dalam era globalisasi jaman sekarang, sikap-sikap yang menentukan dalam pembentukan karakter mahasiswa sangat sekali diperlukan.Salah satu pembentukan karakter yang menentukan baik tidak mahasiswa tersebut adalah karakter disiplin.Dalam suatu kegiatan apabila mahasiswa tidak memiliki jiwa disiplin waktu maka banyak akibat yang akan dirugikan, seperti salah satunya rugi waktu kegiatan dan lain-lain.
            Jadi, karakter disiplin sangat menentukan bagi berjalannya suatu kegiatan yang dilakukan seseorang baik dalam kegiatan besar maupun kecil, baik dikampus maupun dimasyarakat.
2.2 PENGERTIAN DISIPLIN
            Disiplin berasal dari bahasa latin yaitu discere yang berarti belajar. Dari kata ini timbul kata disciplina yang berarti pengajaran atau pelatihan. Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian.
            Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peraturan atau tunduk pada pengawasan serta pengendalian.
            Kedua, disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib .
            Dari kedua pengertian diatas ,dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan mahasiswa adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan dan tugas-tugasnya.Karena bagaimanapun mahasiswa merupakan cermin bagi bangsa masa depan, dan sikap disiplin mahasiswa akan memberikan warna terhadap hasil pendidikan yang lebih baik.
2.3 MACAM-MACAM KEDISIPLINAN
            Dalam karakter disiplin, disiplin memiliki macam-macam tipe kedisiplinan yaitu sebagai berikut :
            2.3.1 Disiplin Dalam Menggunakan Waktu
                                    Disiplin dalam menggunakan waktu adalah bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Artinya dia pandai dalam mengatur jadwal-jadwal serta mengatur berjalannya suatu kegiatan dalam waktu yang tepat, karena waktu sangat berharga dan salah satu kunci kesukesan adalah dengan bisa menggunakan waktu dengan baik. Contohnya : Dengan datang kekampus pagi sebelum waktu kelas dimulai, hal ini mencerminkan mahasiswa menghargai waktu.

            2.3.2 Disiplin Dalam Beribadah atau Keyakinan Masing-masing
                                    Yang dimaksudkan adalah senantiasa beribadah dengan peraturan-peratuan yang berada di dalamnya. kedisiplinan dalam beribadah sangat dibutuhkan baik dalam ruang peribadatan, bahkan Allah SWT senantiasa menganjurkan manusia untuk disiplin.
                        Contohnya : Apabila adzan sudah dikumandangkan maka wajib hukumnya untuk tidak melalaikannya, hal ini juga sangat erat dalam disiplin waktu.
2.3.3 Disiplin Dalam Masyarakat
            Disiplin dalam masyarakat artinya kita harus disiplin dalam bergaul dalam masyarakat, disiplin dalam hal yang bisa mencegah terjadinya kesalahpahaman sehingga tidak membuat hal-hal yang menyebabkan bentrok atau kerusuhan dimasyarakat tersebut.
2.3.4 Disiplin Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Kedisiplinan merupakan hal yang amat menentukan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan, sampai terjadi erosi disiplin maka pencapaian tujuan pendidikan akan terhambat, diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah :
1) Faktor tuntutan materi lebih banyak sehingga bagaimana pun jalannya, banyak ditempuh untuk menutupi tuntutan hidup.
2) Munculnya selera beberapa manusia yang ingin terlepas dari ikatan dan aturan serta ingin sebebas-bebasnya.
3) Pola dan sistem pendidikan yang sering berubah.
4) Motivasi belajar para peserta didik dan para pendidik menurun.
5) Longgarnya peraturan yang ada.
Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Disiplin merupakan proses pendidikan dan pelatihan yang memadai, untuk itu mahasiswa memerlukan pemahaman tentang landasan Ilmu kependidikan sebab saat ini banyak terjadi erosi sopan santun dan erosi disiplin.
2.4 MACAM-MACAM BENTUK DISIPLIN
             Selain macam-macam kedisiplinan, disiplin juga mempunyai bentuk yang terdapat didalamnya. Berikut berapa hal dari bentuk disiplin  :
            2.4.1 Disiplin Diri Pribadi
                                    Apabila dianalisa maka dianalisa disiplin mengandung beberapa unsur yaitu adanya sesuatu yang harus ditaati atau ditinggalkan dan adanya proses sikap sesorang terhadap hal tersebut.Disiplin diri juga merupakan kunci bagi kedisiplinan pada lingkungan yang lebih luas lagi.contohnya : Disiplin diri prbibadi yaitu tidak pernah meninggalkan ibadah kepada tuhan yang maha esa.
            2.4.2 Disiplin Sosial
                                    Pada hakekatnya disiplin sosial adalah disiplin dari dalam kaitannya dengan masyarakat atau dalam hubungan dengan masyarakat. Contohnya : perilaku disiplin sosial adalah melaksanakan kerja sistem atau kerja bakti, senantiasa menjaga nama baik masyarakatnya dan segalanya yang berbau dalam masyarkatnya tepat tinggal.
2.4.3 Disiplin Nasional
Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma-norma kehidupan yang berlaku.
Disiplin Nasional pada hakekatnya mencakup hal-hal :
a) Terbitnya kesadaran masyarakat dan aparat penyelenggaraan terhadap arti pentingnya disiplin negara.
b) Tertibnya ketaatan bangsa kepada aturan hukum.
c) Terbentuk sistem perilaku demokrasi Konstitusi yang efektif dan efisien
Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin nasional
1) Menerima pancasila sebagai satu-satunya asas dalam berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.
2) Kita telah memiliki berbagai peraturan yang kita yakini kebenarannya.

3) Kita telah memahami. menghayati dan mengamalkan Pancasila.
4) Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.
Faktor-faktor penghambat terhadap disiplin nasional
1) Banyaknya pengaruh liberalisme, sosialisme, komunisme, panatisme yang berlebihan
2) Teladan pemimpinan yang tidak memuaskan
3) Banyaknya aspirasi masyarakat yang tidak terpenuhi.
Upaya menumbuhkan disiplin nasional
1) Keteladanan
2) Teguran
3) Sanksi yang tepat
Contoh pelaksanaan disiplin nasional dalam kehidupan sehari-hari:
1) Masuk dan keluar kantor sesuai waktunya
2) Menindak pelanggaran peraturan lalu lintas
3) Mengenakan sanksi bagi wajib pajak yang tidak patuh.
Pada dasarnya ada dua dorongan yang mempengaruhi disiplin :
1) Dorongan yang datang dari dalam diri manusia yaitu dikarenakan adanya pengetahuan, kesadaran, keamanan untuk berbuat disiplin.
2) Dorongan yang datangnya dari luar yaitu dikarenakan adanya perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman, hukuman dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
            Dari beberapa penjelasan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa sifat disiplin sangat dibutuhkan sekali dalam agama maupun sosial, karena dari sifat disiplin itulah akan membentuk karakter jati diri kita masing-masing. Disiplin juga akan membantu kita dalam berbagai hal yang bersangkutan dalam kepemimpinan. Jadi, penting lah bagi kita menanamkan karakter disiplin dalam hati kita masing.
3.2 SARAN
            Sebaiknya sifat disiplin diperkenalkan sejak sewaktu kita masih kecil karena apabila disiplin tidak ditanamkan sejak dini , kalian mungkin akan tahu hasilnya yang akan datang. Walaupun tidak mudah untuk melakukan hal ini namun kesadaran dari hatilah yang perlu. Ada beberapa cara untuk menanamkan sikap disiplin, seperti ikut organisasi pramuka,paskibraka dan lain-lain yang pelajarannya mengajarkan disiplin.

MAKALAH SISTEM MANAJEMEN MUTU


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 MAKSUD DAN TUJUAN
            Maksud dan tujuan pembuatan Makalah ini adalah untuk menjelaskan pengertian dari disiplin bagi diri kita dan juga untuk memenuhi tugas yang diberikan kepada penulis. Selain itu juga memberitahukan masalah-masalah yang terkandung maupun yang dibahas dalam makalah ini.
1.2 METODE PENULISAN
            Dalam pembuatan dan penulisan makalah ini penulis mengambil data-data dari berbagai media,yaitu:
  -metode pustaka
   Yaitu yang hanya diambil dari berbagai buku-buku yang ada.
  -metode pengamatan
   Yaitu dalam pengumpulan data ini penulis terjun langsung kelapangan untuk melakukkan kegiatan penelitian dan pengamatan langsung di lapangan , dalam rangka mengumpulkan data, masalah-masalah dan hasil pengamatan yang kami peroleh dilapangan.
            Selain metode diatas penulis juga mengambil dari berbagai web sebagai bahan makalah.

BAB 2
DASAR TEORI
2.1 LATAR BELAKANG
            Dalam era globalisasi jaman sekarang, sikap-sikap yang menentukan dalam pembentukan karakter mahasiswa sangat sekali diperlukan.Salah satu pembentukan karakter yang menentukan baik tidak mahasiswa tersebut adalah karakter disiplin.Dalam suatu kegiatan apabila mahasiswa tidak memiliki jiwa disiplin waktu maka banyak akibat yang akan dirugikan, seperti salah satunya rugi waktu kegiatan dan lain-lain.
            Jadi, karakter disiplin sangat menentukan bagi berjalannya suatu kegiatan yang dilakukan seseorang baik dalam kegiatan besar maupun kecil, baik dikampus maupun dimasyarakat.
2.2 PENGERTIAN DISIPLIN
            Disiplin berasal dari bahasa latin yaitu discere yang berarti belajar. Dari kata ini timbul kata disciplina yang berarti pengajaran atau pelatihan. Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian.
            Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peraturan atau tunduk pada pengawasan serta pengendalian.
            Kedua, disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib .
            Dari kedua pengertian diatas ,dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan mahasiswa adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan dan tugas-tugasnya.Karena bagaimanapun mahasiswa merupakan cermin bagi bangsa masa depan, dan sikap disiplin mahasiswa akan memberikan warna terhadap hasil pendidikan yang lebih baik.
2.3 MACAM-MACAM KEDISIPLINAN
            Dalam karakter disiplin, disiplin memiliki macam-macam tipe kedisiplinan yaitu sebagai berikut :
            2.3.1 Disiplin Dalam Menggunakan Waktu
                                    Disiplin dalam menggunakan waktu adalah bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Artinya dia pandai dalam mengatur jadwal-jadwal serta mengatur berjalannya suatu kegiatan dalam waktu yang tepat, karena waktu sangat berharga dan salah satu kunci kesukesan adalah dengan bisa menggunakan waktu dengan baik. Contohnya : Dengan datang kekampus pagi sebelum waktu kelas dimulai, hal ini mencerminkan mahasiswa menghargai waktu.

            2.3.2 Disiplin Dalam Beribadah atau Keyakinan Masing-masing
                                    Yang dimaksudkan adalah senantiasa beribadah dengan peraturan-peratuan yang berada di dalamnya. kedisiplinan dalam beribadah sangat dibutuhkan baik dalam ruang peribadatan, bahkan Allah SWT senantiasa menganjurkan manusia untuk disiplin.
                        Contohnya : Apabila adzan sudah dikumandangkan maka wajib hukumnya untuk tidak melalaikannya, hal ini juga sangat erat dalam disiplin waktu.
2.3.3 Disiplin Dalam Masyarakat
            Disiplin dalam masyarakat artinya kita harus disiplin dalam bergaul dalam masyarakat, disiplin dalam hal yang bisa mencegah terjadinya kesalahpahaman sehingga tidak membuat hal-hal yang menyebabkan bentrok atau kerusuhan dimasyarakat tersebut.
2.3.4 Disiplin Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Kedisiplinan merupakan hal yang amat menentukan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan, sampai terjadi erosi disiplin maka pencapaian tujuan pendidikan akan terhambat, diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah :
1) Faktor tuntutan materi lebih banyak sehingga bagaimana pun jalannya, banyak ditempuh untuk menutupi tuntutan hidup.
2) Munculnya selera beberapa manusia yang ingin terlepas dari ikatan dan aturan serta ingin sebebas-bebasnya.
3) Pola dan sistem pendidikan yang sering berubah.
4) Motivasi belajar para peserta didik dan para pendidik menurun.
5) Longgarnya peraturan yang ada.
Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Disiplin merupakan proses pendidikan dan pelatihan yang memadai, untuk itu mahasiswa memerlukan pemahaman tentang landasan Ilmu kependidikan sebab saat ini banyak terjadi erosi sopan santun dan erosi disiplin.
2.4 MACAM-MACAM BENTUK DISIPLIN
             Selain macam-macam kedisiplinan, disiplin juga mempunyai bentuk yang terdapat didalamnya. Berikut berapa hal dari bentuk disiplin  :
            2.4.1 Disiplin Diri Pribadi
                                    Apabila dianalisa maka dianalisa disiplin mengandung beberapa unsur yaitu adanya sesuatu yang harus ditaati atau ditinggalkan dan adanya proses sikap sesorang terhadap hal tersebut.Disiplin diri juga merupakan kunci bagi kedisiplinan pada lingkungan yang lebih luas lagi.contohnya : Disiplin diri prbibadi yaitu tidak pernah meninggalkan ibadah kepada tuhan yang maha esa.
            2.4.2 Disiplin Sosial
                                    Pada hakekatnya disiplin sosial adalah disiplin dari dalam kaitannya dengan masyarakat atau dalam hubungan dengan masyarakat. Contohnya : perilaku disiplin sosial adalah melaksanakan kerja sistem atau kerja bakti, senantiasa menjaga nama baik masyarakatnya dan segalanya yang berbau dalam masyarkatnya tepat tinggal.
2.4.3 Disiplin Nasional
Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma-norma kehidupan yang berlaku.
Disiplin Nasional pada hakekatnya mencakup hal-hal :
a) Terbitnya kesadaran masyarakat dan aparat penyelenggaraan terhadap arti pentingnya disiplin negara.
b) Tertibnya ketaatan bangsa kepada aturan hukum.
c) Terbentuk sistem perilaku demokrasi Konstitusi yang efektif dan efisien
Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin nasional
1) Menerima pancasila sebagai satu-satunya asas dalam berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.
2) Kita telah memiliki berbagai peraturan yang kita yakini kebenarannya.

3) Kita telah memahami. menghayati dan mengamalkan Pancasila.
4) Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.
Faktor-faktor penghambat terhadap disiplin nasional
1) Banyaknya pengaruh liberalisme, sosialisme, komunisme, panatisme yang berlebihan
2) Teladan pemimpinan yang tidak memuaskan
3) Banyaknya aspirasi masyarakat yang tidak terpenuhi.
Upaya menumbuhkan disiplin nasional
1) Keteladanan
2) Teguran
3) Sanksi yang tepat
Contoh pelaksanaan disiplin nasional dalam kehidupan sehari-hari:
1) Masuk dan keluar kantor sesuai waktunya
2) Menindak pelanggaran peraturan lalu lintas
3) Mengenakan sanksi bagi wajib pajak yang tidak patuh.
Pada dasarnya ada dua dorongan yang mempengaruhi disiplin :
1) Dorongan yang datang dari dalam diri manusia yaitu dikarenakan adanya pengetahuan, kesadaran, keamanan untuk berbuat disiplin.
2) Dorongan yang datangnya dari luar yaitu dikarenakan adanya perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman, hukuman dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
            Dari beberapa penjelasan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa sifat disiplin sangat dibutuhkan sekali dalam agama maupun sosial, karena dari sifat disiplin itulah akan membentuk karakter jati diri kita masing-masing. Disiplin juga akan membantu kita dalam berbagai hal yang bersangkutan dalam kepemimpinan. Jadi, penting lah bagi kita menanamkan karakter disiplin dalam hati kita masing.
3.2 SARAN
            Sebaiknya sifat disiplin diperkenalkan sejak sewaktu kita masih kecil karena apabila disiplin tidak ditanamkan sejak dini , kalian mungkin akan tahu hasilnya yang akan datang. Walaupun tidak mudah untuk melakukan hal ini namun kesadaran dari hatilah yang perlu. Ada beberapa cara untuk menanamkan sikap disiplin, seperti ikut organisasi pramuka,paskibraka dan lain-lain yang pelajarannya mengajarkan disiplin.

MAKALAH SISTEM MANAJEMEN MUTU


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 MAKSUD DAN TUJUAN
            Maksud dan tujuan pembuatan Makalah ini adalah untuk menjelaskan pengertian dari disiplin bagi diri kita dan juga untuk memenuhi tugas yang diberikan kepada penulis. Selain itu juga memberitahukan masalah-masalah yang terkandung maupun yang dibahas dalam makalah ini.
1.2 METODE PENULISAN
            Dalam pembuatan dan penulisan makalah ini penulis mengambil data-data dari berbagai media,yaitu:
  -metode pustaka
   Yaitu yang hanya diambil dari berbagai buku-buku yang ada.
  -metode pengamatan
   Yaitu dalam pengumpulan data ini penulis terjun langsung kelapangan untuk melakukkan kegiatan penelitian dan pengamatan langsung di lapangan , dalam rangka mengumpulkan data, masalah-masalah dan hasil pengamatan yang kami peroleh dilapangan.
            Selain metode diatas penulis juga mengambil dari berbagai web sebagai bahan makalah.

BAB 2
DASAR TEORI
2.1 LATAR BELAKANG
            Dalam era globalisasi jaman sekarang, sikap-sikap yang menentukan dalam pembentukan karakter mahasiswa sangat sekali diperlukan.Salah satu pembentukan karakter yang menentukan baik tidak mahasiswa tersebut adalah karakter disiplin.Dalam suatu kegiatan apabila mahasiswa tidak memiliki jiwa disiplin waktu maka banyak akibat yang akan dirugikan, seperti salah satunya rugi waktu kegiatan dan lain-lain.
            Jadi, karakter disiplin sangat menentukan bagi berjalannya suatu kegiatan yang dilakukan seseorang baik dalam kegiatan besar maupun kecil, baik dikampus maupun dimasyarakat.
2.2 PENGERTIAN DISIPLIN
            Disiplin berasal dari bahasa latin yaitu discere yang berarti belajar. Dari kata ini timbul kata disciplina yang berarti pengajaran atau pelatihan. Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian.
            Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peraturan atau tunduk pada pengawasan serta pengendalian.
            Kedua, disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib .
            Dari kedua pengertian diatas ,dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan mahasiswa adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan dan tugas-tugasnya.Karena bagaimanapun mahasiswa merupakan cermin bagi bangsa masa depan, dan sikap disiplin mahasiswa akan memberikan warna terhadap hasil pendidikan yang lebih baik.
2.3 MACAM-MACAM KEDISIPLINAN
            Dalam karakter disiplin, disiplin memiliki macam-macam tipe kedisiplinan yaitu sebagai berikut :
            2.3.1 Disiplin Dalam Menggunakan Waktu
                                    Disiplin dalam menggunakan waktu adalah bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Artinya dia pandai dalam mengatur jadwal-jadwal serta mengatur berjalannya suatu kegiatan dalam waktu yang tepat, karena waktu sangat berharga dan salah satu kunci kesukesan adalah dengan bisa menggunakan waktu dengan baik. Contohnya : Dengan datang kekampus pagi sebelum waktu kelas dimulai, hal ini mencerminkan mahasiswa menghargai waktu.

            2.3.2 Disiplin Dalam Beribadah atau Keyakinan Masing-masing
                                    Yang dimaksudkan adalah senantiasa beribadah dengan peraturan-peratuan yang berada di dalamnya. kedisiplinan dalam beribadah sangat dibutuhkan baik dalam ruang peribadatan, bahkan Allah SWT senantiasa menganjurkan manusia untuk disiplin.
                        Contohnya : Apabila adzan sudah dikumandangkan maka wajib hukumnya untuk tidak melalaikannya, hal ini juga sangat erat dalam disiplin waktu.
2.3.3 Disiplin Dalam Masyarakat
            Disiplin dalam masyarakat artinya kita harus disiplin dalam bergaul dalam masyarakat, disiplin dalam hal yang bisa mencegah terjadinya kesalahpahaman sehingga tidak membuat hal-hal yang menyebabkan bentrok atau kerusuhan dimasyarakat tersebut.
2.3.4 Disiplin Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Kedisiplinan merupakan hal yang amat menentukan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan, sampai terjadi erosi disiplin maka pencapaian tujuan pendidikan akan terhambat, diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah :
1) Faktor tuntutan materi lebih banyak sehingga bagaimana pun jalannya, banyak ditempuh untuk menutupi tuntutan hidup.
2) Munculnya selera beberapa manusia yang ingin terlepas dari ikatan dan aturan serta ingin sebebas-bebasnya.
3) Pola dan sistem pendidikan yang sering berubah.
4) Motivasi belajar para peserta didik dan para pendidik menurun.
5) Longgarnya peraturan yang ada.
Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Disiplin merupakan proses pendidikan dan pelatihan yang memadai, untuk itu mahasiswa memerlukan pemahaman tentang landasan Ilmu kependidikan sebab saat ini banyak terjadi erosi sopan santun dan erosi disiplin.
2.4 MACAM-MACAM BENTUK DISIPLIN
             Selain macam-macam kedisiplinan, disiplin juga mempunyai bentuk yang terdapat didalamnya. Berikut berapa hal dari bentuk disiplin  :
            2.4.1 Disiplin Diri Pribadi
                                    Apabila dianalisa maka dianalisa disiplin mengandung beberapa unsur yaitu adanya sesuatu yang harus ditaati atau ditinggalkan dan adanya proses sikap sesorang terhadap hal tersebut.Disiplin diri juga merupakan kunci bagi kedisiplinan pada lingkungan yang lebih luas lagi.contohnya : Disiplin diri prbibadi yaitu tidak pernah meninggalkan ibadah kepada tuhan yang maha esa.
            2.4.2 Disiplin Sosial
                                    Pada hakekatnya disiplin sosial adalah disiplin dari dalam kaitannya dengan masyarakat atau dalam hubungan dengan masyarakat. Contohnya : perilaku disiplin sosial adalah melaksanakan kerja sistem atau kerja bakti, senantiasa menjaga nama baik masyarakatnya dan segalanya yang berbau dalam masyarkatnya tepat tinggal.
2.4.3 Disiplin Nasional
Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma-norma kehidupan yang berlaku.
Disiplin Nasional pada hakekatnya mencakup hal-hal :
a) Terbitnya kesadaran masyarakat dan aparat penyelenggaraan terhadap arti pentingnya disiplin negara.
b) Tertibnya ketaatan bangsa kepada aturan hukum.
c) Terbentuk sistem perilaku demokrasi Konstitusi yang efektif dan efisien
Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin nasional
1) Menerima pancasila sebagai satu-satunya asas dalam berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.
2) Kita telah memiliki berbagai peraturan yang kita yakini kebenarannya.

3) Kita telah memahami. menghayati dan mengamalkan Pancasila.
4) Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.
Faktor-faktor penghambat terhadap disiplin nasional
1) Banyaknya pengaruh liberalisme, sosialisme, komunisme, panatisme yang berlebihan
2) Teladan pemimpinan yang tidak memuaskan
3) Banyaknya aspirasi masyarakat yang tidak terpenuhi.
Upaya menumbuhkan disiplin nasional
1) Keteladanan
2) Teguran
3) Sanksi yang tepat
Contoh pelaksanaan disiplin nasional dalam kehidupan sehari-hari:
1) Masuk dan keluar kantor sesuai waktunya
2) Menindak pelanggaran peraturan lalu lintas
3) Mengenakan sanksi bagi wajib pajak yang tidak patuh.
Pada dasarnya ada dua dorongan yang mempengaruhi disiplin :
1) Dorongan yang datang dari dalam diri manusia yaitu dikarenakan adanya pengetahuan, kesadaran, keamanan untuk berbuat disiplin.
2) Dorongan yang datangnya dari luar yaitu dikarenakan adanya perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman, hukuman dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
            Dari beberapa penjelasan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa sifat disiplin sangat dibutuhkan sekali dalam agama maupun sosial, karena dari sifat disiplin itulah akan membentuk karakter jati diri kita masing-masing. Disiplin juga akan membantu kita dalam berbagai hal yang bersangkutan dalam kepemimpinan. Jadi, penting lah bagi kita menanamkan karakter disiplin dalam hati kita masing.
3.2 SARAN
            Sebaiknya sifat disiplin diperkenalkan sejak sewaktu kita masih kecil karena apabila disiplin tidak ditanamkan sejak dini , kalian mungkin akan tahu hasilnya yang akan datang. Walaupun tidak mudah untuk melakukan hal ini namun kesadaran dari hatilah yang perlu. Ada beberapa cara untuk menanamkan sikap disiplin, seperti ikut organisasi pramuka,paskibraka dan lain-lain yang pelajarannya mengajarkan disiplin.